BANGKA BELITUNG, BERITA BAIK — Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, menanggapi isu miring yang beredar mengenai pengurangan atau pemotongan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) ASN dan gaji PHL (Pekerja Harian Lepas).
Dalam apel rutin yang digelar di halaman kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (2/12/2024), Budi menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan memastikan kesejahteraan pegawai tetap terjaga.
“Sejak awal, tidak ada satu pun pejabat yang menginginkan pengurangan atau pemotongan kesejahteraan pegawai. Kami bersama TAPD berkomitmen untuk memastikan TPP dan gaji di 2025 tetap seperti sekarang,” ujar Budi dengan tegas.
Isu mengenai pemotongan TPP dan gaji PHL muncul setelah adanya kabar terkait Pilkada ulang. Budi Utama menyatakan bahwa hal tersebut adalah rumor yang tidak berdasar. Bahkan, dirinya sudah dipanggil oleh Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung untuk membahas masalah tersebut bersama pemerintah pusat.
“Pak Gubernur juga menegaskan bahwa beliau tidak ingin ada kebijakan pemotongan TPP atau gaji. Selama masa kepemimpinan beliau sebagai Penjabat Gubernur, tidak ada kebijakan yang tidak populis,” ungkap Budi.










