BisnisEkonomi

Dari Pulau Tersembunyi ke Pusat Kuliner: Perkembangan Pesat Pulau Pasaran dalam Industri Perikanan

17
×

Dari Pulau Tersembunyi ke Pusat Kuliner: Perkembangan Pesat Pulau Pasaran dalam Industri Perikanan

Sebarkan artikel ini
Petani ikan teri di Lampung. (Foto: Youtube KKP)
Petani ikan teri di Lampung. (Foto: Youtube KKP)

EKONOMI, BERITA BAIK — Bandar Lampung, kota besar di ujung selatan Pulau Sumatera, dikenal dengan kain tapisnya yang khas.

Namun, di balik gemerlap kota ini, tersembunyi sebuah surga tersembunyi yang memikat: Pulau Pasaran.

Pulau yang terletak di Teluk Lampung ini, dengan luas sekitar 13 hektar, menawarkan keindahan alam dan potensi wisata yang menakjubkan.

Terletak di perairan Selat Sunda, Pulau Pasaran berada di antara ujung selatan Pulau Sumatera dan ujung barat Pulau Jawa, sekitar 5 km dari pusat kota Bandar Lampung.

Akses dan Potensi Wisata Pulau Pasaran

Pulau Pasaran dapat diakses melalui jembatan sepanjang 500 meter yang menghubungkan pulau ini dengan daratan Teluk Betung.

Jembatan ini dapat dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan motor.

Pulau ini menawarkan pemandangan yang sangat indah dan memiliki potensi wisata yang menjanjikan.

Di sini, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah membangun sentra pengolahan ikan, khususnya ikan teri, yang menjadi salah satu sektor utama ekonomi masyarakat setempat.

Ekonomi Perikanan dan Pengolahan Ikan

Sektor perikanan di Pulau Pasaran menempati posisi teratas dalam mata pencarian masyarakat.

Aktivitas seperti penangkapan, pengolahan cumi, dan budidaya ikan kerapu, serta kerang hijau, merupakan bagian penting dari ekonomi pulau ini. Sekitar 60% dari lahan pemukiman digunakan untuk penjemuran ikan teri yang telah direbus.

Said bin yang merupakan ketua Koperasi Nelayan Produsen Kalaju, menjelaskan bahwa koperasi ini mengelola hasil produksi nelayan dan menyediakan fasilitas penting bagi mereka.

Koperasi ini telah berkembang pesat, dengan anggota yang kini mencapai 74 orang. Produk utama koperasi ini adalah ikan teri, namun mereka juga menangani kepiting, keramba, dan kerang hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *