BANGKA BELITUNG, BERITA BAIK – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan komitmennya memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru honorer dan guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, saat menerima aksi penyampaian aspirasi mahasiswa di Kantor DPRD Babel, Kamis (16/4/2026).
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Babel Edi Nasapta di hadapan puluhan mahasiswa dari Universitas Anak Bangsa, Uniper dan IAIN SAS Bangka Belitung yang datang membawa sejumlah tuntutan terkait nasib guru honorer, kesejahteraan tenaga pendidik hingga isu fasilitas pendidikan.
Dalam aksi itu, mahasiswa juga menyinggung beberapa isu nasional. Namun penyampaian aspirasi secara langsung urung dilakukan lantaran massa meminta kehadiran Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T Sihombing dan Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI Nur Wahyudi yang berhalangan hadir.
Menanggapi hal tersebut, Edi Nasapta mengaku memahami sikap mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi kepada pimpinan tertinggi di daerah.
“Jadi adik-adik mahasiswa sepakat untuk tidak menyampaikan apa-apa. Jadi kita juga tidak memaksakan bahwa mereka harus sampaikan saja. Tapi surat sudah kita terima dan insyaallah, sebagai pendorong bagaimana mengedepankan kesejahteraan guru,” katanya.












