BANGKA BELITUNG, BERITA BAIK — Kegiatan Kemenkeu Mengajar ke-10 di Kabupaten Bangka tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga menyentuh aspek budaya dan kearifan lokal. Para relawan Kementerian Keuangan memilih Kampong Adat Gebong Memarong, Dusun Air Abik, sebagai lokasi briefing daerah dan refleksi kegiatan pada Sabtu (9/11/2025).
Pemilihan Gebong Memarong bukan tanpa alasan. Proses pembangunan rumah tradisional memarong yang dilakukan secara beguyur (gotong royong) dinilai menjadi analogi sempurna dari semangat kolaborasi dalam pengelolaan keuangan negara.
Dalam tradisi masyarakat adat Mapur, warga bekerja bersama membangun rumah panggung tanpa paku — menggunakan kayu ibul, daun nipah, dan kulit kelukup, yang diikat dengan rotan. Setiap warga memiliki peran penting, sebagaimana setiap unsur dalam siklus pengelolaan APBN berperan untuk satu tujuan yang sama: kesejahteraan rakyat.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan mengajak anak-anak sekitar Gebong Memarong berliterasi bersama melalui kegiatan membaca buku, mendongeng, dan berdiskusi ringan. Mereka juga memberikan Pojok Baca berupa rak dan buku-buku bacaan anak, untuk menumbuhkan minat baca di kalangan generasi muda.










