Bangka BelitungBelitung

Heri, Penambang Timah Berusia 25 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Diserang Buaya

50
×

Heri, Penambang Timah Berusia 25 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Diserang Buaya

Sebarkan artikel ini
Jenazah korban serangan buaya di Belitung disemayamkan dirumah duka.
Jenazah korban serangan buaya di Belitung disemayamkan dirumah duka.

BANGKA BELITUNG, BERITA BAIK — Pencarian terhadap seorang penambang timah bernama Heri (25 tahun) yang dilaporkan diserang buaya di Sungai Berang akhirnya membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad korban mengapung di dekat lokasi kejadian pada pagi hari ini dalam keadaan meninggal dunia.

Saat penemuan, tubuh korban ditemukan utuh dan langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer USS Tanjung Pandan, Rescuer Pos SAR Belitung, Anggota TNI AU, Polsek Membalong, BPBD Belitung, PMI Belitung, serta masyarakat setempat.

Korban segera dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Insiden tragis ini terjadi pada 15 Oktober 2024 sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah menyelesaikan aktivitas menambang timah di Dusun Air Malik, Desa Bantan, Heri berencana mencuci kaki di tepi sungai.

Tiba-tiba, seekor buaya menyerang dan menariknya ke tengah sungai. Kejadian ini disaksikan langsung oleh mertua korban, yang berada tidak jauh dari lokasi.

Mertua korban segera meminta bantuan warga dan mencoba mencari Heri di sepanjang aliran sungai. Namun, upaya pencarian yang dilakukan hingga pukul 21.32 WIB tidak membuahkan hasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *