BeritaNasional

Indonesia Punya Bahan, China Punya Teknologi! Proyek Baterai Listrik Rp95 Triliun Siap Jalan

7
×

Indonesia Punya Bahan, China Punya Teknologi! Proyek Baterai Listrik Rp95 Triliun Siap Jalan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo didampingi Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam acara groundbreaking ekosistem industri baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2024).
Presiden Prabowo didampingi Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam acara groundbreaking ekosistem industri baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2024).

NASIONAL, BERITA BAIK — Indonesia resmi menjalin kerja sama strategis dengan China dalam proyek pengembangan ekosistem industri baterai listrik terintegrasi, dengan total investasi mencapai 5,9 miliar dolar AS atau setara Rp95,43 triliun.

Proyek ambisius ini digarap oleh perusahaan-perusahaan besar dari kedua negara. Dari pihak Indonesia, terlibat ANTAM, konsorsium BUMN Indonesia Battery Corporation (IBC), sementara dari China ada konsorsium raksasa baterai CATL, Brunp, dan Lygend (CBL).

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara dua negara yang saling melengkapi: Indonesia sebagai pemilik sumber daya alam, dan China sebagai pemilik teknologi serta pasar.

“Proyek ini sesungguhnya adalah gagasan awal untuk membangun kolaborasi antara negara yang punya sumber daya alam dengan negara yang punya teknologi dan market,” ujar Bahlil saat meresmikan groundbreaking proyek di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Minggu, 29 Juni 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *