BANGKA BELITUNG, BERITA BAIK – Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dengan memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui sektor perdagangan dan pertanian lokal.
Hal ini disampaikan saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (Rakor PIPD) secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri, di Smart Room Center Kantor Walikota Pangkalpinang. Senin (7/7/2025).
Mewakili Pj Walikota, Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang, Juhani , dalam rakor tersebut menyatakan bahwa langkah-langkah konkret akan segera diambil untuk menyesuaikan kebijakan lokal dengan kondisi perekonomian terkini, sekaligus menindaklanjuti arahan pemerintah pusat.
“Pertumbuhan ekonomi nasional berada di angka 4,87 persen pada triwulan pertama tahun ini. Kita ingin Pangkalpinang juga mampu menjaga laju pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan inflasi melalui program yang nyata dan menyentuh masyarakat,” ujar Juhaini.
Dalam paparan Kementerian Dalam Negeri, sektor perdagangan dan pertanian menjadi tulang punggung utama pertumbuhan ekonomi di banyak daerah. Keduanya juga menjadi sektor strategis yang akan didorong oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang ke depan.
Sebagaimana diketahui, sektor perdagangan dan jasa di Pangkalpinang memiliki peran dominan dalam perputaran ekonomi masyarakat, terutama dari pelaku UMKM, pasar tradisional, serta sektor pangan.
“Kita akan menguatkan kolaborasi lintas OPD, memperkuat pasar rakyat, dan menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama jelang momen besar seperti akhir tahun nanti,” tambahnya.












